Perbedaan antara kain non-woven dan kain Oxford | JINHAOCHENG

Saat ini, ada banyak jenis kain di pasaran, dankain non-anyamanSaat ini, kain nonwoven banyak digunakan. Hari ini, saya akan memperkenalkan kelebihan dan kekurangan kain nonwoven dan kain Oxford.

Keunggulan kain non-woven

Kain non-anyamanDisebut juga kain non-anyaman. Lembaran, jaring, atau bantalan yang terbuat dari serat kapas dan linen alami yang tersusun secara terorientasi atau acak melalui gesekan, pengikatan, atau perekatan, atau kombinasi dari metode-metode tersebut. Kain non-anyaman dicirikan oleh struktur multi-rongga, ventilasi yang baik, bebas formaldehida, tahan air dan tahan lembap, serta dapat secara efektif mengatur kelembapan udara dalam ruangan. Keunggulannya meliputi insulasi suara dan peredaman kebisingan, sirkulasi udara, fleksibilitas, ringan, tidak mudah terbakar, mudah terurai, tidak beracun dan tidak menyebabkan iritasi, warna yang kaya, dapat didaur ulang, terasa ramah dan alami, dan sebagainya. Ketegangan anyaman seratnya sangat kuat, seluruh bagian kertas non-anyaman hanya menghasilkan karbon dioksida dan air saat terbakar, tidak menghasilkan gas beracun, merupakan jenis wallpaper ramah lingkungan baru, dan dapat ditempelkan dengan aman di setiap ruangan di rumah.

Kekurangan kain non-woven

Karena wallpaper non-woven terbuat dari serat tumbuhan alami murni, kurangnya bahan tambahan kimia lainnya berarti pilihan warna dan bentuknya sangat terbatas, dan tidak sebanyak variasi warna wallpaper biasa. Terdapat juga perbedaan harga yang besar antara wallpaper non-woven dan wallpaper biasa. Karena terbuat dari serat tumbuhan alami murni, seluruh proses produksinya sangat kompleks, sehingga biayanya relatif tinggi, dan harganya lebih mahal daripada wallpaper biasa.

Penerapan bahan pembantu pemrosesan poliolefin pada kain nonwoven: meningkatkan dispersibilitas masterbatch pengisi dan masterbatch pigmen, menghasilkan sifat mekanik yang baik dan benang sutra berwarna cerah; mengurangi putusnya benang dan penurunan kekuatan serat kain nonwoven; mengurangi koefisien gesekan permukaan benang sutra, mencegah adhesi benang dan listrik statis permukaan; meningkatkan fluiditas pemrosesan, produksi penarikan yang halus; permukaan benang sutra halus, lembut, dan cerah.

Perbedaan antara kain non-woven dan kain Oxford

Di antara berbagai jenis kain yang ada di pasaran, kain Oxford dan kain nonwoven sangat populer. Kedua jenis kain ini berbeda dalam kualitas dan performa, sehingga keunggulan dan penggunaannya pun berbeda.

1. Kain Oxford memiliki daya tembus udara yang baik, dan kilauannya sangat lembut. Jenis kain ini sendiri sangat lembut dan nyaman di kulit.

2. Proses produksi kain non-woven cepat, prosesnya singkat, hasil produksi tinggi, biaya rendah, dan penggunaannya luas. Kain lain memiliki banyak sumber bahan. Tetapi jenis kain ini sebaiknya tidak digunakan untuk membuat pakaian.

3. Kain bahan Oxford biasanya digunakan untuk membuat pakaian, seperti kemeja, pakaian olahraga, perlengkapan tempat tidur, dan sebagainya, karena memiliki karakteristik yang baik.

4. Kain non-woven memiliki berbagai macam kegunaan, seperti di bidang medis dan perawatan kesehatan, pakaian bedah, masker disinfeksi, kain lap, pembalut wanita, dan produk kecantikan; dapat digunakan dalam dekorasi rumah, pembuatan kain dinding, seprai, dll.; dapat digunakan dalam industri, pembuatan bahan isolasi, dan sebagainya. Dan untuk membuat tirai isolasi termal, dan sebagainya.

5. Bandingkan kain Oxford dengan kain non-woven dan sebutkan mana yang lebih baik di antara keduanya. Karena kegunaannya yang berbeda, tidak mungkin untuk mempertahankan kekuatan spesifik. Tetapi jika hanya untuk pembuatan pakaian, pemintalan jauh lebih baik. Sekarang, sebagian besar pengguna memakainya.

Uraian di atas merupakan pengantar mengenai perbedaan antara kain nonwoven dan kain Oxford. Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang kain nonwoven, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Lebih banyak dari Portofolio Kami


Waktu posting: 08-Apr-2022
Obrolan Online WhatsApp!